Robson: Giggs Pantas Untuk Melatih MU

Legenda United melihat sosok Ryan Giggs layak untuk menggantikan posisi Louis Van Gaal di Old Trafford.

Robson-Giggs-Pantas-Untuk-Melatih-MU

Robson Yakin Giggs Layak Menjadi Pelatih Manchester United

Legenda Manchester United, Bryan Robson yakin bahwa Ryan Giggs layak melatih sepenuhnya untuk The Reds Devils yang diramalkan bakal sukses seperti pep Guardiola.

Giggs saat ini menajdi asisten pelatih Van Gaal memiliki potensi yang besar. Keduanya mempunyai perjalanan karir yang nyaris sama, yaitu sama merintis karir kepelatihan di klub yang pernah membesarkan namanya.

Pelatih yang masih bersama Bayern Munchen itu di musim depan akan segera menggantikan posisi bangku kepelatihan untuk menggantikan Manuel Pellegrini di Manchester City.

“Giggs mampu seperti Guardiola untuk MU, saya sangat yakin. Mereka tahu Guardiola adalah sosok yang jenius dan mempunyai strategi sepakbola yang luar biasa, begitu juga Giggs,” ungkap Robson pada media setempat.

Memang sejauh ini Giggs belum mendapatkan kepercayaan penuh untuk melatih MU, Bahkan terdengar kabar bahwa petinggi klub sedang melakukan negosiasi dengan Jose Mourinho. Mantan pelatih yang dipecat oleh Chelsea itu dianggap sebagai sosok yang pantas untuk menggantikan Van Gaal.

Hal tersebut, menurut Robson Giggs mampu untuk memimpin Manchester United di masa mendatang. Selama ini Giggs sudah dua musim mendampingi Van Gaal cukup banyak bekal untuknya.

“Dia sudah memiliki jiwa Manchester United dan telah menjadi bagian dari klub sejak usia 13 tahun. Tidak ada yang bisa melakukan pekerjaan lebih baik seperti Ryan.”

Jejak Ryan Giggs Bersama Manchester United

Ryan Giggs bergabung dengan Manchester United pada tanggal 29 November 1987, yang saat itu Ferguson memberikan kontrak dua tahun untuk bermain di akademik. Di hari ulang tahunnya yang ke-17 tanggal 29 November 1990, Giggs mendapatkan tawaran kontrak profesionalnya.

Giggs pertama kalinya tampil di Liga mnghadapi Everton di Old Trafford pada tanggal 2 Maret 1991, yang saat itu menggantikan bek sayap Denis Irwin yang mengalami cedera. Pada tanggal 4 Mei 1991, Giggs berhasil mempersembahkan gol pertamanya di Derby Manchester dengan hasil 1-0.

Selama karirnya Ryan Giggs bermain hanya untuk Manchester United. Seperti yang kita ketahui Giggs adalah pemain yang sudah lama untuk membela klub raksasa Inggris tersebut dan telah memecahkan rekor penampilan terbanyak bagi United dari Bobby Charltom sebanyak 758 kali, dan Giggs berhasil melebihinya sebanyak 805 kali.

 

Akankah Ryan Giggs siap untuk dijadikan pelatih Manchester United sepenuhnya dan mampu membuktikan kinerjanya sebagai pelatih nantinya ?

Medieta : Kehadiran Guardiola Keberuntungan di Premier League

Menurut mantan pemain Spanyol yang pernah bermain di Middlesbrough melihat jika Guardiola melatih di Inggris adalah sebuah keberuntungan.

Medieta-Kehadiran-Guardiola-Keberuntungan-di-Premier-League

 

Mendieta Ungkapkan Jika Guardiola Melatih di Premier League

Pemain Manchester United yang tidak mengikuti filosofi Louis van Gaal, mengakibatkan mereka berenang yang dramatis dalam bentuk, menurut Middlesbrough mantan gelandang Gaizka Mendieta.

Van Gaal telah datang di bawah tekanan kuat dalam beberapa hari dan mengakui bahwa ia telah gagal United pendukung mengikuti kekalahan 1-0 tawar klub ke Southampton pada hari Sabtu.

Inggris sekarang lima poin di belakang ditempatkan keempat Tottenham di Liga Premier, dengan 15 pertandingan musim yang tersisa, dan Mendieta percaya Van Gaal sejauh ini telah gagal untuk mengirimkan pilihan gaya bermain untuk pemain.

“Itu sulit untuk mengatakan dari kejauhan,” Mendieta mengatakan tujuan ketika ditanya mengapa Van Gaal telah menggelepar-gelepar dalam beberapa bulan terakhir.

“Tapi itu jelas, bahwa sesuatu yang tidak bekerja dan tim tidak memainkan ‘Van Gaal sepak bola’. Idenya pada bagaimana Inggris harus bermain tidak menunjukkan.

“Itu terlihat seperti dia belum mencapai para pemain dengan itu (ide).”

Mendieta percaya Van Gaal masalah berjalan jauh di Old Trafford, sebagai orang Belanda telah begitu sukses di tempat lain, setelah memenangkan gelar liga di tiga negara yang terpisah.

“Van Gaal adalah manajer yang sangat baik yang telah sukses di mana-mana, dan sepak bola dia biasanya lebih suka harus sesuai Liga. Masalahnya harus lebih dalam, tapi saya tidak tahu, apa itu,”tambahnya.

Di seluruh kota, tujuan memahami bahwa Manchester City ditetapkan untuk menunjuk Pep Guardiola sebagai manajer baru mereka musim panas ini, dan Mendieta terasa manajer Bayern Munich akan meningkatkan Liga.

“Apakah itu kota atau tidak, Guardiola akan menjadi berkat bagi Liga. Ia membuat Liga bahkan lebih menarik dan lebih baik,”katanya.

Alasan Mendieta, Guardiola Layak Melatih Inggris

Gaizka Mendieta berbicara secara eksklusif dengan tujuan dan dibahas berbagai topik sepak bola hari ini di Eropa, secara logis dengan episenter di Spanyol: dari segera kedatangan Pep Guardiola ke Liga Premier, melalui masa kini MSN dan berakhir oleh Luis Enrique dan karyanya pada bangku Barcelona.
Exvolante jelas bahwa kedatangan Pep ke Inggris akan memperkaya kompetisi dan insentif yang besar. “Pep selalu pergi untuk mencari tantangan dan Liga adalah sebuah karya besar. Dia sudah mengatakan bahwa mereka ingin menguji di berbagai negara dan lingkungan. Di Manchester City, atau di komputer lain, kedatangan Pep Guardiola adalah suatu berkat untuk Liga. Guardiola membuat Liga terbaik dan paling menarik, tapi tidak akan tiba sampai musim panas. Ia harus sekarang membuat misi akhir di Munich”.
Mendieta juga berbicara dari seperti sepak bola saat ini dan jika manfaat pemain seperti Neymar, Messi atau Cristiano Ronaldo dinamisme yang besar. “Mereka lebih baik daripada yang lain. Messi dan Ronaldo sudah membuat sejarah, sementara Neymar akan jalan itu, tetapi masih kekurangan. Bakat ada jika Anda memiliki kerendahan-hati tidak. Mereka bekerja setiap hari untuk terus meningkatkan.”
Diskusi Golden Ball dan kritik dari penghargaan juga layak disebutkan oleh mantan pemain Valencia. “Akan selalu ada kritik Award. Ketika Spanyol memenangkan Piala Dunia, tak satu pun dari pemain mereka memenangkan Golden Ball. Mendapatkan Messi dan Ronaldo, tetapi tidak Xabi Alonso atau Iniesta, yang pindah ke Spanyol. “Menurut pendapat saya, judul dengan tim nasional harus menimbang lebih pada penghargaan”.
Apakah Guardiola akan melatih di Premier League dalam waktu dekat, klub manakah yang siap dilatihnya ?

Milan Gagal Datangkan Fellaini

CEO Rossoneri telah menegaskan bahwa pihak klub tidak akan mendatangkan pemain Manchester United tersebut atau siapapun.

Milan-Gagal-Datangkan-Fellaini

Galliani Tidak Akan Mendatangkan Gelandang Manchester United

CEO AC Milan, Adriano Galliani menegaskan bahwa tidak akan mendatangkan Maroune Fellaini dari Manchester United.

Yang terdengar kabar Milan ingin memboyong pemain tim nasional Belgia tersebut, untuk memperbesar peluang timnya lolos di ajang Liga Champions musim depan.

Galliani langsung memberikan pernyataannya kepada media setempat, pihak klub tidak berminat untuk mendatangkan siapa pun sampai klubnya menjual pemain.

“Fellaini memang pemain yang membuat saya tertarik, saya memang suka dia, tetapi tidak mungkin ia bergabung dengan AC Milan,” ungkap Galliani kepada media setempat.

“Saya hanya bisa membantah bahwa Fellaini mendekat ke Milan. Kami mempunyai tujuh pemain yang berposisi gelandang. Jika tidak ada yang pergi di posisi tersebut, kami tidak akan mendatangkan pemain.

“Kami juga sudah dipenuhi di semua posisi. Sepertinya tidak mungkin bagi kami mendatangkan pemain terkecuali ada yang pergi.

Jejak Karir Maroune Fellaini Bersama Manchester United

Pemain yang berposisi Gelandang, Maroune Fellaini telah menandatangani kontrak selama lima tahun pada 2 September 2013 yang saat itu didatangkan oleh David Moyes untuk bergabung dengan Manchester United dengan bandrol 27,5 Juta Pound di detik terakhir masa transfer pemain.

Penampilan pertamanya bersama The Red Devils pada 14 Septemper, yang pada waktu itu United memenangkan laga melawan Crystal Palace menghasilkan 2-0 di Selhurst Park, saat itu ia menggantikan Anderson di menit ke-62. Beramain penuh pada 17 September melawan Bayer Leverkusen memperoleh hasil 4-2 di Liga Champions.

Saat ini gelandang Manchester United itu sudah tercatat 10 kali penampilannya, lima kali sebagai pemain pengganti, 10 kali menjadi cadangan dan menyumbangkan satu gol di musim ini.

Dan ia pernah mendapatkan  gelar di Cup satu kali bersama Standard de Liege pada tahun 2006/2007, gelar Pro Liga pada tahun 2007/2008, Super Cup pada tahun 2008/2009 dan bersama Everton meraih gelar FA Cup, meski dirinya sekarang bersama Manchester United belum mendapatkan sebuah gelar.

Yang pada musim ini Manchester United berada di posisi lima di klasemen Premier League.

 

Apakah CEO dari AC Milan, Adriano Galliani benar-benar tidak ingin mendatangkan gelandang Manchester United tersebut dalam waktu dekat untuk memperkuat timnya di kancah Seri A ?

Guardiola Menuju Manchester?

Kembali pelatih hebat, Pep Guardiola digosipkan akan segera melatih salah satu raksasa Premier League, kali ini sang rival Manchester United digosipkan sebagai destinasi berikutnya untuk pelatih asal Spanyol tersebut.

Guardiola-Menuju-Manchester

Beckenbauer Nilai Guardiola Cocok Latih United

Legenda timnas Jerman, Franz Beckenbauer menilai bahwa pelatih Bayern Munchen, Josep Guardiola sangat cocok jika dirinya memutuskan untuk menjadikan Manchester United sebagai pelabuhan barunya nanti.

Spekulasi tersebut sangat berhembus kencang lantaran pelatih asal Spanyol tersebut enggan memperpanjang kontrak yang akan habis pada pertengahan 2016 mendatang.

Sebelumnya sang rival, Manchester City memang lebih di favoritkan menjadi destinasi berikutnya saat dirinya mengakhiri masa kepelatihan di Allian-Arena.

“Pep memang terus dihubungkan dengan tim top dunia,” Ujar Presiden Bayern Munchen.

“Hal itu sangat normal.

“Dia akan segera memutuskan kemana dirinya akan pergi dan Manchester United sangat di favoritkan untuk menjadi destinasi berikutnya.”

Sebelumnya sang rival, Manchester City sangat santer diberitakan akan segera mendatangkan mantan pelatih Barcelona tersebut lantaran pihak tim akan segera mengakhiri masa kerja pelatih saat ini Manuel Pellegrini yang dinilai sudah tidak bisa membawa tim kejenjang yang lebih jauh.

Guardiola Mungkin Akan Latih Madrid Suatu Hari Nanti

Pelatih Bayern Munchen, Josep Guardiola sempat bercanda setelah dirinya disindir bahwa suatu hari nanti mungkin dirinya akan latih mantan rival abadi, Real Madrid.

Kabar tersebut dinyatakan setelah Munchen harus takluk 1-3 atas Borussia Monchengladbach dan mengatakan bahwa itu merupakan salah satu yang tidak mungkin terjadi.

“Saya tidak cocok berada disana.” Ujar pelatih yang pernah persembahkan banyak gelar untuk Barcelona tersebut.

Sebelum latih Bayern Munchen, pelatih asal Spanyol tersebut sukses persembahkan dua gelar La Liga, dua Copa del rey, tiga Super Spanyol dan dua gelar Liga Champions Eropa selama empat tahun melatih Barcelona.

Kontrak Guardiola sendiri akan segera habis pada akhir musim ini dan duo Manchester, Arsenal dan Chelsea dikabarkan sudah menaruh minat untuk memakai jasa Guardiola.

 

Hingga saat ini kabar Josep Guardiola akan latih di tim mana masih belum jelas dan hanya sebatas rumor saja, apakah pelatih asal Spanyol tersebut akan berlabuh di kota Manchester?

Ayoze Perez Masih Ingin Bermain di Newcastle

Meski mendapatkan tawaran dari beberapa tim besar Premier League, Ayoze Perez memutuskan untuk bertahan di St. James Park.

Ayoze-Perez-Masih-Ingin-Bermain-di-Newcastle

 

Perez Menyatakan, Saya Bahagia di Newcastle

Penyerang Newcastle United, Ayoze Perez mengaku bahagia berada di St. James Park meski sebelumnya tersiar
kabar dua tim, Tottenham Hotspur dan Manchester United berminat mendatangkan sang pemain.

Pemain asal Spanyol tersebut sudah dihubungkan sejak Januari lalu yang diberikana akan segera angkat kaki
dari tim, tercatat dimusim ini dirinya sudah mencetak tiga gol.

Saat ini posisi The Magpies sendiri hanya berada diposisi dua terbawah Premier League dan selisih dua
poin dari zona aman, dan hal tersebut menjadi alasan terpenting pemain 22 tahun tersebut untuk
meninggalkan tim.

“Saya bahagia disini.” Ujar Perez pada media. “Saya akan bermain disini dan bermain lebih baik lagi.

“Saya tidak akan berbicara apapun disini karena saya bahagia berada disini.”

United dan Tottenham Akan Berikan Penawaran Pada Perez 15 Juta Poundsterling

Penyerang Newcastle United, Ayoze Perez sebelumnya didatangkan oleh tim dari Tenerife hanya dengan biaya
1,6 juta Poundsterling pada musim panas tahun lalu.

Dirinya menjadi sorotan tim tim besar setelah mampu tampil impresif setelah dirinya mampu membuat gol
saat kemenangan tim atas Bournemouth.

Berkat performa tersebut, Tottenham Hotspur dikabarkan sudah memberikan tawaran sebesar 15 juta
Poundsterling jika Perez bersedia keluar dari St. James Park.

Namun hal tersebut langsung sirna setelah dirinya mendapatkan peran penting dan mendapatkan tempat utama
dibawah asuhan Steve McClaren.

“Ada minat dari Tottenham, terutama sosok Mauricio Pochettino. Ini adalah pujian yang sangat bagus untuk
saya.” Ujar Perez

“Pada akhirnya semuanya sirna karena Newcastle memberitakan saya terlalu penting untuk tim sehingga saya
memutuskan untuk tinggal.”

Tercatat selama membela Newcastle United, Ayoze Perez sendiri sudah mencetak 10 gol dari total 46 kali
tampil disemua ajang, dan tercatat saat ini dirinya masih terikat kontrak hingga musim panas 2019
mendatang.

 

Akankah kondisi terpuruk dari Newcastle United membuat Ayoze Perez tetap memutuskan untuk bertahan
bersama tim nantinya?