joe-hart-torino-fc

Jadwal Bola: Joe Hart Gemilang Di Torino

Mantan penjaga gawan Manchester City, Joe Hart yang juga sebagai kiper utama di Timnas Inggris itu bermain sangat gemilang bersama klub barunya, Torino. Dipinjamkan oleh City setelah pelatih baru mereka masuk yakni Pep Guardiola, dirinya tersingkir dari susunan lineup.

Dianggap sebagai pemain yang buka kriterianya, penjaga gawang timnas Inggris itu terpaksa harus di depak. Dengan status pinjaman dari Man Citym Torino bagaikan ketiban duren di siang bolong. Klub papan tengah itu merasa bersyukur sekali bisa mendapatkan penjaga gawang hebat dan sempat menjadi ikon di klub asalnya tersebut.

Bersama Torino, ia mampu memberikan penampilan sangat bagus sekali. Banyak pemain yang menyukai kepribadiannya sebagai pemain sepakbola profesional. Dirinya juga sering kali memberikan pengalamannya kepada setiap pemain. Penjaga gawang berumur 29 tahun tersebut tampil begitu mengesankan di Liga Itali.

Pelatih mereka, Sinisa Mihajlovic mengakui betapa beruntungnya bisa memiliki seorang pemain seperti Hart. Semenjak kedatangannya ke Torino, ia memapu dengan cepat beradaptasi dan melakukan beberapa penyelamatan gemilang di sepanjang laga Serie A Itali. Kini kekuatan pasukan Mihajlovic menjadi lebih tangguh setelah masuknya penjaga gawang timnas Inggris itu.

Masuk kedalam skuad Torino, Hart langsung menempati posisi kiper utama. “Dia (Joe Hart) membuat kami tampil lebih semangat. Pengalamannya benar-benar dibutuhkan oleh tim kami. Ruang ganti selalu menjadi bahan perbincangan kami semua dan dia tidak pernah segan memberikan pengalamannya kepada setiap rekan-rekannya,” jelas Andrea Belotti.

Jadwal & Prediksi: Pemain Terbuang Yang Sukses

joe-hart

Jadwal Bola Joe Hart bisa dibilang cukup berbaik hati kepada pelatih Man City. Setelah dibuang oleh pelatih barunya yaitu Pep Guardiola, ia tidak pernah mengatakan sesuatu yang buruk mengenai mantan klubnya tersebut. Meski merasa terbuang, tapi dirinya merasa City adalah salah klub yang ia banggakan.

Beberapa rekannya bahkan mengakui jiwa besar yang dilakukan oleh penjaga gawang tersebut. “Biasanya setiap pemain yang dibuang oleh timnya dengan alasan yang tidak logis, ia akan merasa terpukul apalagi kualitasnya memang di akui oleh tim nasionalnya. Hart adalah pemain hebat dia selalu berkata baik mengenai klub yang telah membuangnya,” tutur Acquah Afriye.

Torino masih merasa seperti mimipi bisa memiliki seorang penjaga gawang yang seharusnya dibeli dengan harga mahal. Tapi keuntunganlah yang mereka dapat. Berhasil meminjam sosok pemain andalan dengan statsus pinjaman adalah luar biasa. Klub yang dilatih oleh Mihajlovic itu seperti memiliki mobil mewah yang datang begitu saja.

Berita Bola: Hart Selalu Menjadi Pilihan Utama Torino

joe-hart-torino

Setiap laga yang dijalani oleh pasukan Mihajlovic, Joe Hart selalu menjadi pilihan utamanya untuk mengawal gawang mereka. Tampil mengesankan dan telah mendapatkan dua kali clean Sheet saat II Toro berlaga menghadapi tim-tim yang notabennya memiliki materi pemain diatas mereka.

Kemampuannya menebak tembakan dan membaca arah pergerakan bola menjadi alasan kenapa Mihajlovic selalu menempatkan Hart menjadi stater di lineupnya. Penjaga gawang ini juga mampu memberikan instruksi bagus kepada pemain belakang karena memiliki pengalaman lebih dibandingkan mereka.

“Joe Hart adalah pemain spesial yang kami dapatkan dengan cara diluar dugaan. Dia selalu memberikan kemampuan terbaiknya kepada tim ini dan cukup mudah baginya untuk melakukan adaptasi dengan kompetisi Liga Italia yang tentunya memiliki banyak perbedaan dengan negaranya itu,” Jelas Mihajlovic

Gervinho Akan Berkarir di Cina

Berlanjut karir Gervinho ke negeri tirai bambu, bersama Hebei Fortune setalah peformanya menurun di Roma.

Gervinho-Akan-Berkarir-di-Cina

 

Gervinho Siap Bela Hebei Fortune

Santer terdengar dari AS Roma bahwa striker andalannya membuat kejutan yang siap membela Hebei China Fortune dengan bandrol seharga 18 juta Euro.

Pemain timnas Pantai Gading itu ke Liga Super Cina setelah bermain untuk tim ibukota Italia selama dua setengah tahun.

“AS Roma telah mengumumkan bahwa penyerangnya yaitu Gervinho sudah resmi bergabung dengan Hebei China Fortune FC,” pernyataan Roma untuk media setempat.

“Pemain berusia 28 thaun itu telah menandatangani kontrak yang diberikan pihak klub China dengan kesepakatan senilai harga 18 juta Euro.

“Dan apabila Gervinho tampil gemilang bersama tim Cina tersebut harus membayar kembali sebesar 1 juta Euro .

Gervinho sudah mencatat 26 gol dari 88 penampilannya setelah bergabung dengan Roma dari Arsenal sejak 2012/13 musim lalu.

Dirinya menjadi salah satu berita yang heboh di bulan ini untuk bermain di negeri tirai bambu tersebut. Yang sebelumnya mantan pemain Inter Fredy Guarin dan mantan Chelsea Ramires sudah bermain bersama Jiangsu Suning.

Karir Gervinho Selama di Roma

Arsenal menjual Gervinho kepada tim rakasa Italia, AS Roma pada tanggal 8 Agustus 2013 dengan harga sebesar 8 juta Euro. Debut pertamanya bersama serigala ibukota saat melawan Livorno pada tanggal 25 Agustus. Gol pertamanya di cetak saat menghadapi Sampdoria 2-0 setelah  mendapatkan asisst yang diberikan sang kapten Francesco Totti.

Di musim berikutnya di ajang Seri A, ia memberikan kemenenangan enam kali berturut-turut dan menyumbangkan dua gol dari hasil kemenangan 5-0 atas Bologna. Pada tanggal 21 Januari 2014 Giallorosi masuk kebabak perempat final Coppa Italia, Gervinho menciptakan gol cantik saat dirinya meneruskan umpan Kevin Strootman dalam laga melawan Juventus dan masuk kebabak semifinal.

Pada 30  Agustus 2014, Gervinho berhasil mencetak dua gol untuk kemenangan Roma 2-0 dari Fiorentina di awal musim 2014/15. Dan Gervinho membuat gol pertamanya di kompetisi Eropa pada tanggal 17 Sepetember 2014 untuk Roma, dia mencetak dua gol dengan hasil 5-1 atas CSKA Moscow.

 

Akankah di negeri tirai bambu itu, Gervinho mampu mencetak banyak gol bersama Hebei Fortune ?

 

Roma Datangkan El Shaarawy

Penyerang AC Milan dikabarkan sudah berada di Roma untuk memperkuat lini depan serigala ibukota di paruh musim ini.

Roma-Datangkan-El-Shaarwy

El Shaarawy Resmi Bermain Untuk Roma

Stephan El Shaarawy telah menyelesaikan dokumen-dokumen dan resmi berseragam AS Roma dengan status peminjaman di paruh kedua musim ini di kompetisi Seri A yang bersaing dengan tim yang sempat dibelanya AC Milan sampai akhir musim.

Pemain timnas Italia itu diparuh pertama musim telah membela Monaco, namun dirinya gagal menyumbangkan gol di Ligue 1, dan kemudian dia kembali ke San siro.

Luciano Spalleti yang telah menggantikan Rudi Garcia sebagai pelatih Roma, ingin memperkuat skuatnya telah membandrol harga 1,4 Juta Euro untuk dapatkan penyerang tersebut untuk masa peminjaman, dan mereka telah merencanakan untuk mempermanen statusnya di musim panas dengan mahar 13 Juta Euro.

“Saya bergabung dengan Roma untuk memberikan yang terbaik, apa yang saya bisa lakukan, kepada diri sendiri, pelatih dan bermain secara Italia sepenuhnya,” ujar El Shaarawy kepada media setempat.

“Saya berharap bisa membayar kepercayaan klub yang sudah diberikan kepada saya dan karena itu saya ingin bermain dengan maksimal dan mampu mendapatkan momen-momen besar di sini.”

Perjalanan El Shaarawy Saat Di Milan

Stephan El Shaarawy bergabung dengan tim raksasa Seri A, AC Milan pada tanggal 25 Juni 2011 dengan harga transfer 10 Juta Euro ditambah Alexandel Merkel pindah ke arah sebaliknya.

penyerang berusia 23 tahun itu melakukan penampilan pertamanya belum mampu meyakinkankan Rossonerri untuk tampi secara regular. Pada awal musim El Shaarawy hanya diturunkan sebanyak 8 kali di skuat utama Milan.

Pada tanggal 18 september 2011 El Shaarawy tampil bersama Milan yang saat itu harus bertekuk lutut dari Napoli dengan skor 3-1. setalah 3 hari pertandingan tersebut El Shaawary mampu mencetak gol perdananya di Milan dan memberikan kemenangan tipis saat menghadapi Udinese.

Walaupun El Shaarawy belum bisa memberikan yang terbaik untuk Milan, namun dia masih diberikan kepercayaan dan di kontrak selama 5 tahun. Setelah diberikan kepercayaan El Shaarawy, ia membayarnya dengan penampilan gemilang pada musim berikutnya. Dia mampu menyelamatkan Rossonerri di saat-saat genting dan menjadi pencetak gol termuda di Liga Champion yang pada saat itu berhadapan dengan Zenit pada usia 19 tahun.

 

Mampukah El Shaarawy memberikan kejutan di Roma paruh kedua musim ini ?

Medieta : Kehadiran Guardiola Keberuntungan di Premier League

Menurut mantan pemain Spanyol yang pernah bermain di Middlesbrough melihat jika Guardiola melatih di Inggris adalah sebuah keberuntungan.

Medieta-Kehadiran-Guardiola-Keberuntungan-di-Premier-League

 

Mendieta Ungkapkan Jika Guardiola Melatih di Premier League

Pemain Manchester United yang tidak mengikuti filosofi Louis van Gaal, mengakibatkan mereka berenang yang dramatis dalam bentuk, menurut Middlesbrough mantan gelandang Gaizka Mendieta.

Van Gaal telah datang di bawah tekanan kuat dalam beberapa hari dan mengakui bahwa ia telah gagal United pendukung mengikuti kekalahan 1-0 tawar klub ke Southampton pada hari Sabtu.

Inggris sekarang lima poin di belakang ditempatkan keempat Tottenham di Liga Premier, dengan 15 pertandingan musim yang tersisa, dan Mendieta percaya Van Gaal sejauh ini telah gagal untuk mengirimkan pilihan gaya bermain untuk pemain.

“Itu sulit untuk mengatakan dari kejauhan,” Mendieta mengatakan tujuan ketika ditanya mengapa Van Gaal telah menggelepar-gelepar dalam beberapa bulan terakhir.

“Tapi itu jelas, bahwa sesuatu yang tidak bekerja dan tim tidak memainkan ‘Van Gaal sepak bola’. Idenya pada bagaimana Inggris harus bermain tidak menunjukkan.

“Itu terlihat seperti dia belum mencapai para pemain dengan itu (ide).”

Mendieta percaya Van Gaal masalah berjalan jauh di Old Trafford, sebagai orang Belanda telah begitu sukses di tempat lain, setelah memenangkan gelar liga di tiga negara yang terpisah.

“Van Gaal adalah manajer yang sangat baik yang telah sukses di mana-mana, dan sepak bola dia biasanya lebih suka harus sesuai Liga. Masalahnya harus lebih dalam, tapi saya tidak tahu, apa itu,”tambahnya.

Di seluruh kota, tujuan memahami bahwa Manchester City ditetapkan untuk menunjuk Pep Guardiola sebagai manajer baru mereka musim panas ini, dan Mendieta terasa manajer Bayern Munich akan meningkatkan Liga.

“Apakah itu kota atau tidak, Guardiola akan menjadi berkat bagi Liga. Ia membuat Liga bahkan lebih menarik dan lebih baik,”katanya.

Alasan Mendieta, Guardiola Layak Melatih Inggris

Gaizka Mendieta berbicara secara eksklusif dengan tujuan dan dibahas berbagai topik sepak bola hari ini di Eropa, secara logis dengan episenter di Spanyol: dari segera kedatangan Pep Guardiola ke Liga Premier, melalui masa kini MSN dan berakhir oleh Luis Enrique dan karyanya pada bangku Barcelona.
Exvolante jelas bahwa kedatangan Pep ke Inggris akan memperkaya kompetisi dan insentif yang besar. “Pep selalu pergi untuk mencari tantangan dan Liga adalah sebuah karya besar. Dia sudah mengatakan bahwa mereka ingin menguji di berbagai negara dan lingkungan. Di Manchester City, atau di komputer lain, kedatangan Pep Guardiola adalah suatu berkat untuk Liga. Guardiola membuat Liga terbaik dan paling menarik, tapi tidak akan tiba sampai musim panas. Ia harus sekarang membuat misi akhir di Munich”.
Mendieta juga berbicara dari seperti sepak bola saat ini dan jika manfaat pemain seperti Neymar, Messi atau Cristiano Ronaldo dinamisme yang besar. “Mereka lebih baik daripada yang lain. Messi dan Ronaldo sudah membuat sejarah, sementara Neymar akan jalan itu, tetapi masih kekurangan. Bakat ada jika Anda memiliki kerendahan-hati tidak. Mereka bekerja setiap hari untuk terus meningkatkan.”
Diskusi Golden Ball dan kritik dari penghargaan juga layak disebutkan oleh mantan pemain Valencia. “Akan selalu ada kritik Award. Ketika Spanyol memenangkan Piala Dunia, tak satu pun dari pemain mereka memenangkan Golden Ball. Mendapatkan Messi dan Ronaldo, tetapi tidak Xabi Alonso atau Iniesta, yang pindah ke Spanyol. “Menurut pendapat saya, judul dengan tim nasional harus menimbang lebih pada penghargaan”.
Apakah Guardiola akan melatih di Premier League dalam waktu dekat, klub manakah yang siap dilatihnya ?

Hiddink Berikan Pujian Kepada Costa

Kemenangan Chelsea yang dibuat oleh Diego Costa membuktikan kualitasnya musim ini meski menang tipis.

Hiddink-Berikan-Pujian-Kepada-Costa

Berikan Kemenangan Untuk Chelsea, Hiddink Puji Costa

Pelatih Chelsea, Guus Hiddink telah memberikan pujian kepada striker andalannya Diego Costa yang telah memberikan kemenangan untuk The Blues saat menghadapi Arsenal 1-0 di Stadion Emirates.

Costa adalah pemain yang sangat penting, yang mendapatkan umpan silang dari Branislav Ivanovic di menit ke-23 yang menghasilkan gol di kandang Arsenal. Setelah terjadinya gol tidak lama terlibat perselisihan dengan Per Mertesacker yang berposisi bek The Gunners itu langsung diberikan kartu merah oleh wasit Mark Clattenburg.

Chelsea memberikan tekanan terhadap Arsenal dan gol kedua yang harusnya tercipta, gagal di babak kedua untuk memastikan kemenangan berturut-turut semenjak di di bawah kepemimpinan  Hiddink dari delapan pertandingan di semua ajang sejak di pecatnya Mourinho,  yang naik ke posisi 13 kalsemen sementara Premier League.

“Dia fokus pada tugasnya. Kami bermain dengan baik dalam pertandingan besar dan kami berharap bisa mempertahankan permainan seperti ini,” Ujar Gus Hiddink pada media setempat.

Usai laga, pelatih Arsenal mengungkapkan bahwa Costa adalah provokator yang membuat pemain bertahannya Mertesacker diberikan kartu merah, akan tetapi Hiddink memberikan pujian kepada punggawa andalannya yang di naturalisasi Spanyol tersebut.

“Saya Arahkan untuknya, ‘agar tidak membuang energi yang tidak harus dikeluarkan. dan melakukan apa yang harus dilakukan untuk yang baik.’ akhirnya dia membuktikannya.”

Hiddink Meminta Kepada Tim Tampil Dengan Baik

Sang suseksor Chelsea, Guus Hiddink mengatakan kepada tim asuhannya untuk tampil dengan peforma terbaik di sisa kompetisi musim ini.

Pelatih asal belanda tersebut melontarkan melihat timnya di putaran awal musim bermain tidak stabil.  Dan itu membuktikan dengan sereratan kekalahan di tambah minimnya meraih kemenangan.

Catatan yang buruk yang seperti kita lihat membuat The Blues berada di bawah klasemen dan banyak mendapatkan kritikan dari fans yang menginginkan Chelsea mampu bersaing di Premier League.

Menurut pengamatan tentang kritikan maka dia meminta kepada pemain bertahan untuk tampil konsisten untuk pertandingan di akhir pekan ini.

 

Tim besutan, Guus Hiddink yang tampil apik saat melawan Arsenal. mampukah The Blues tampil konsisten di tiap pertandingan untuk menghasilkan kemenangan di sisa musim ini ?